Disable Preloader

Humas Setda Kota Langsa

Implementasi hasil perdamaian Aceh MoU Helsinky merupakan bagian Aksi Bela Negara

LANGSA:  Wakil Walikota Langsa Dr.H.Marzuki Hamid,MM mengatakan mengimplementasi hasil perdamaian Aceh MoU helsinky merupakan bagian dari aksi bela negara hal itu jika dilakukan sesuai dengan mekanisme dan perundang-undangan yang berlaku.

Demikian disampaikan Marzuki Hamid dalam kegiatan pembentukan kader bela negara yang dilaksanakan Kesbangpol kota Langsa di Aula Vitra Convention Hall, Selasa (30/4)

Selain itu katanya merealisasi butir-butir MoU Helsinky untuk kepentingan masyarakat Aceh seperti pembagian hasil migas, pembentukan partai lokal dan qanun-qanun Aceh bukan tindakan makar.

"Memperjuangkan MoU Helsinky sesuai undang-undang untuk kesejahteraan masyarakat Aceh bukanlah gerakan makar atau perbuatan melawan hukum," ujar Marzuki lagi.

Terkait dengan pembentukan kader bela negara Wakil Walikota Langsa mengapresiasikan badan kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol) Aceh sebab untuk tingkat Kabupaten/ Kota di Aceh baru Kota Langsa pertama diselenggarakan kegiatan tersebut.

"Pada prinsipnya pembentukan kader bela negara sangat sesuai dengan tujuan pemerintah kota Langsa dalam rangka menjaga dan merawat perdamaian dan persatuan Aceh untuk masa depan bangsa," katanya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Langsa Agus Salim menjelaskan kegiatan itu dilaksanakan oleh Kesbangpol Aceh selama lima hari sejak 30 April s/d 3 Mei 2019 sementara keseluruh peserta berasal dari daerah tersebut.(Tim)

Share:

Tinggalkan Komentar Anda